Maandag 27 Mei 2013

Manfaat Buah Mentimun



Manfaat Buah Mentimun pada Kesehatan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgc57Fg0t_GRFs2NzYwYna6ysvpG_450bZbk_w-SMXirHC0K358J8mtIzrlAlo8-9Hd6zDYm83CYyhCPhho7hBI3-bwaMukMaFila3C7Cx8liTyfpLttwm2XNyWe-IU2GZOPk-0GdzNZQx/s1600/buah+timun.jpg
Manfaat Buah Mentimun - Sebagian besar dari kita mungkin sering mengonsumsi buah mentimun atau ketimun. Buah yang dalam bahasa latin bernama Cucumis sativus ini sering kita jumpai dalam setiap hidangan, terutama lalapan, salad, atau acar. Mentimun memiliki kandungan air yang cukup tinggi sehingga berfungsi menyejukkan.

Potongan buah mentimun juga kerap digunakan untuk membantu melembabkan wajah serta dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai nutrisi dan manfaat kesehatan yang terdapat dalam mentimun, mari kita jelajahi area kesehatan apa saja yang didapat dari konsumsi buah yang termasuk suku labu-labuan ini.

1. Perawatan kulit
Mentimun memiliki sifat diuretik, efek pendingin, dan pembersih yang bermanfaat bagi kulit. Kandungan air yang tinggi; vitamin A, B, dan C; serta mineral, seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika; membuat mentimun menjadi bagian penting dalam perawatan kulit. Masker wajah yang mengandung sari mentimun digunakan untuk mengencangkan kulit. Asam askorbat dan asam caffeic yang hadir dalam mentimun dapat menurunkan tingkat retensi air, yang pada gilirannya mengurangi pembengkakan di sekitar mata.

2. Fungsi pencernaan
Masalah pencernaan, seperti mag, gastritis keasaman, dan bahkan tukak, dapat disembuhkan dengan mengonsumsi jus mentimun segar setiap hari. Kandungan serat makanan dalam mentimun dapat mengusir racun dari sistem pencernaan sehingga memingkatkan proses pencernaan. Bahkan, mengonsumsi mentimun setiap hari dinilai sangat ampuh sebagai obat sembelit.

3. Kesehatan sendi
Dalam mentimun terkandung silika yang dapat mempromosikan kesehatan sendi Anda dengan memperkuat jaringan ikat.

4. Pencernaan protein
Mentimun mengandung enzim erepsin yang membantu dalam pencernaan protein.

5. Tekanan darah
Potasium, magnesium, dan serat yang hadir pada mentimun dapat membantu Anda menjaga tekanan darah tetap normal.

6. Membunuh cacing pita
Biji mentimun dianggap sebagai obat alami untuk mengusir cacing pita di saluran usus. Bahkan, biji mentimun juga dikenal bermanfaat sebagai antiinflamasi serta efektif dalam pengobatan pembengkakan selaput lendir (hidung) dan tenggorokan.

7. Perawatan kuku
Mentimun kaya akan kandungan silika, dapat mencegah pecah dan rusaknya kuku-kuku di jari kaki dan tangan.

8. Atasi encok dan rematik
Jus mentimun diperkaya kandungan vitamin A, B1, B6, C, dan D serta folat, magnesium, dan kalsium ketika dicampur dengan jus wortel dapat membantu pasien yang mengalami nyeri sendi dengan cara menurunkan asam urat.

9. Mengobati sakit gigi dan gusi
Penyakit mulut pada gigi dan gusi, khususnya pyorrhea, dapat diobati secara efektif dengan jus mentimun. Konsumsi mentimun mentah juga dapat meningkatkan air liur serta berfungsi menetralisasi asam dan basa di dalam rongga mulut.

10. Diabetes
Jus mentimun dikenal dapat membantu kesehatan pasien diabetes. Kandungan mineral mangan bermanfaat dalam sintesis insulin alami di dalam tubuh.

11. Perawatan ginjal
Mentimun menunjukkan manfaat dalam membantu meringankan masalah kandung kemih dan ginjal. Air yang terkandung dalam mentimun membantu fungsi ginjal dengan melancarkan proses urinasi. Faktanya, mentimun merupakan diuretik alami terbaik.

12. Suburkan rambut
Mentimun mengandung silika. Jus mentium yang dicampur dengan wortel, bayam, dan selada akan membantu penyuburan rambut. Silika terdapat dalam jaringan ikat di dalam tubuh. Senyawa ini membantu pertumbuhan rambut sehingga jika rajin mengonsumsi makanan mengandung silika, Anda akan memiliki rambut yang bagus dan tulang yang sehat[read original text]
http://signatures.mylivesignature.com/54489/369/6DB9935D69389671FF4C8C13D5F54B7A.png

CARA BERADAPTASI DENGAN LINGKUNGAN KERJA BARU



Cara Beradaptasi di Lingkungan Kerja Baru 



Menjadi anak baru di kantor memang bukanlah hal yang mudah. Jangan terjerumus dalam hal-hal kecil yang bisa membuat anda diasingkan. Pelajari 7 tips berikut ini. 


Beradaptasi merupakan hal yang perlu dilakukan oleh pekerja yang baru saja masuk kerja dilingkungan kerja yang baru. Hal ini demi kenyamanan dalam beraktivitas dan juga melebur menjadi bagian dari lingkungan itu, sehingga Anda tidak merasa terasingkan (alienisasi). Sebagaimana yang saya kutip dari Yahoo News.

Setelah melalui proses rekrutmen yang menantang, kini saatnya Anda memasuki kantor baru. Seperti apa teman kerja, lingkungan, dan apakah mereka akan menyukai Anda tentunya membuat hati berdebar-debar.  Jangan khawatir, selalu ada cara agar Anda mudah diterima. Ingat, jangan hanya fokus ke diri Anda tapi juga perhatikan lingkungan dan teman sekerja. 

1. Cara Berpakaian

Anda adalah anak baru di kantor. Jangan berharap teman sekerja langsung bisa mengenali kepribadian Anda. Penampilan luar merupakan salah satu poin kesan pertama Anda. Gunakan pakaian yang pantas dan tidak berlebihan di hari pertama bekerja. Seperti apa gaya berbusana di kantor baru bisa Anda pelajari saat datang wawancara atau ketika proses rekrutmen di kantor tersebut. Jika Anda belum pernah sama sekali mengunjungi kantor Anda, tak ada salahnya memilih pakaian yang lebih rapih ketimbang yang lebih santai. Ini adalah momen untuk menciptakan kesan pertama, pastikan pakaian yang dipilih bisa memberi gambaran seperti apa kepribadian Anda di tempat kerja. Jangan menggunakan aksesori atau makeup berlebihan yang seakan meminta perhatian. Bisa jadi hal tersebut malah membuat Anda menjadi bahan omongan miring di tempat kerja baru. 


2. Budaya Kantor

Mempelajari seperti apa budaya kantor baru Anda sangatlah penting. Ada kantor yang santai, formal, atau kombinasi antara keduanya. Pastikan Anda mempelajari dulu seperti apa budaya kantor Anda dari perilaku teman-teman sekerja, hubungan teman sekerja dengan atasan, dan sebaliknya. Ada kantor yang Anda bisa dengan santai menghampiri meja bos untuk berdiskusi, ada juga kantor yang bahkan Anda tak akan punya kesempatan untuk berbicara dengan bos besar Anda. Anda tentunya tak mungkin mengingat banyak hal dalam waktu yang singkat. Gunakan catatan untuk mengingat hal-hal yang penting.


3. Kepribadian yang Positif 

Dalam proses bekerja, suatu saat Anda pasti membutuhkan bantuan rekan kerja. Jangan bangun dinding yang tinggi pada hari pertama kerja. Sapa rekan kerja yang Anda temui dengan senyum. Untuk awal, cukup sapa dengan senyum atau hai. Tak perlu terlalu keras berusaha mengobrol seakan Anda sudah mengenal mereka lama. Terlalu 'sok akrab' malah akan membuat Anda dijauhi di tempat kerja. Biarkan hubungan Anda tumbuh secara alami lewat proses interaksi sehari-hari. Pada masa-masa awal kerja, jika ada ajakan untuk hang-out selepas kerja, usahakan untuk ikut serta. Lewat kesempatan yang lebih santai tersebut Anda bisa mengenal rekan kerja lebih jauh dan mengakrabkan diri. Usahakan untuk seimbang dalam mendekati berbagai jenis rekan kerja. Terlalu banyak mendekati rekan kerja laki-laki atau terlalu memilih mendekati atasan akan membuat Anda cepat jadi bisik-bisik kantor. 

4. Mengingat Nama & Posisi 

Ini merupakan hal yang penting untuk membangun kesan pertama. Usahakan untuk mengingat nama teman sekerja Anda, minimal yang satu bagian atau divisi. Anda juga bisa membuat semacam peta nama agar mudah mengingat. Gambar secara umum posisi duduk dan tulis nama teman Anda untuk memudahkan mengingat. Pilih satu atau dua orang yang Anda ingat betul, lalu minta bantuan mereka untuk mengingat nama-nama teman lainnya. Mengetahui posisi orang tersebut di perusahaan juga penting. Jangan sampai sikut-sikutan di lift dengan rekan sekerja yang ternyata salah satu orang penting di perusahaan Anda. Memang tidak mudah untuk melakukan hal tersebut dalam minggu pertama. Lakukan bertahap dimulai dari orang yang paling sering berinteraksi dengan Anda.


5. Bantu & Inisiatif

Salah satu cara untuk mudah disukai di tempat kerja baru adalah menjadi rekan kerja yang senang membantu dan berinisiatif. Tentunya lagi-lagi jangan berlebihan. Pastikan pekerjaan Anda tetap bisa diselesaikan walau harus membantu tugas rekan kerja. Jika pekerjaan Anda sudah selesai, jangan hanya berdiam diri dan menunggu penugasan selanjutnya. Tanyakan kepada atasan atau rekan kerja apa yang bisa Anda lakukan atau siapa yang bisa Anda bantu.

6. Semangat Bekerja 

Pernah saya memiliki rekan baru yang selalu datang telat dan sering pulang cepat. Hal tersebut tentunya bukan hal yang tepat untuk memberi kesan pertama yang baik. Usahakan selalu datang sedikit lebih cepat jika memungkinkan dan pulang setelah waktunya atau sudah ada rekan kerja lain yang pulang. Pelajari dulu bagaimana kebiasaan kantor baru Anda. Ada kantor yang karyawannya tidak pulang sebelum bosnya pulang. Ada juga yang bebas pulang pergi asal pekerjaan selesai. Untuk bulan-bulan awal selama Anda masih masa penilaian, usahakan selalu tepat waktu saat datang dan berkontribusi lebih. Setelah mempelajari kebiasaan perusahaan, pelan-pelan Anda bisa menyesuaikan diri. Salah satu kesan pertama yang harus dihindari adalah malas Satu hal lagi yang tak kalah penting adalah meminimalisir kepentingan pribadi pada jam kerja. Usahakan sesedikit mungkin chatting, membuka situs jejaring sosial, atau izin untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. 
7. Hindari Bergosip Godaan terlibat bergosip memang kadang susah ditolak. Untuk masa-masa awal sebaiknya hindari terlibat dalam kegiatan pergosipan. Jangan sampai citra Anda sebagai anak baru menjadi miring karena ikut-ikutan berkomentar dan terlibat dalam tim gosip. Sebagai anak baru, sebaiknya perbanyakan teman daripada lawan. 
http://signatures.mylivesignature.com/54489/369/6DB9935D69389671FF4C8C13D5F54B7A.png

SENI BERKOMUNIKASI YANG BAIK



Seni Berkomunikasi yang Baik

Komunikasi sangat penting di dunia kerja. Komunikasi yang baik akan menentukan langkah atau proses kerja berikutnya. Sebaliknya, komunikasi yang tak jalan bisa berdampak pada hasil kerja atau hubungan kerja. Bagaimana cara berkomunikasi yang baik?
·         Bersihkan meja lebih dulu. Jika kertas berserakan di atas meja pada saat Anda berbicara dengan seorang rekan kerja, anda pasti akan disibukkan oleh kertas-kertas tersebut. Akibatnya, konsentrasi anda akan terganggu.
·         Cobalah selalu memulai percakapan dengan memperhatikan warna mata lawan bicara. Ini akan membuat Anda melakukan kontak mata, sehingga percakapan akan berkembang. Tapi juga jangan terlalu asyik memandangi mata lawan bicara, karena bisa-bisa Anda malah tak mendengar apa yang ia omongkan.
·         Berlatihlah membuat pertanyaan ketimbang membuat pernyataan. Misalnya, jangan bilang, “Eh, jangan lupa, kerjaan kamu harus selesai senin, ya.” Lebih baik katakan, “Bagaimana pekerjaan kamu? Apakah ada kesulitan?” Dengan bertanya, berarti anda memulai perbincangan.
·         Hidupkan pembicaraan. Kalimat-kalimat seperti, “Ya, saya tahu” dan “Saya mengerti,” memiliki dua makna. Pertama, ini berarti anda mendengarkan dan membuat lawan bicara tetap bersemangat melanjutkan pembicaraan, sekaligus akan membuat anda tetap fokus pada pembicaraan. Jangan terlalu lama diam atau tengok kiri kanan saat bicara.
·         Jangan terburu-buru menanggapi atau memotong pembicaraan, karena akan menimbulkan kesan bahwa anda akan lebih siap menanggapi ketimbang mendengarkan pembicaraan lawan bicara. Sebelum bertanya, ulang kembali pernyataan lawan bicara, baru kemudian lontarkan pertanyaan.

10 TIPS BERSAHABAT



10 Tips Bersahabat




Penelitian yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa sukses seseorang sangat dipengaruhi oleh kemampuan berhubungan dengan orang lain.

Sikap bersahabat adalah hal penting untuk berhubungan dengan orang lain. Kalau Sobat mau meningkatkan kualitas hubunganmu dengan orang lain, milikilah sikap yang bersahabat.
  1. Bersikaplah terbuka. Ketika Sobat bersikap terbuka, orang lain akan terdorong untuk bersikap terbuka juga. Kalau sudah ada keterbukaan, pembicaraan bisa jadi lancar, hubungan bisa lebih intim, dan konflik bisa diselesaikan dengan lebih mudah. Sebaliknya, sikap tertutup membuat orang segan berhubungan dengan Sobat karena sikap tertutup berkesan kaku dan tidak menyenangkan, dan membosankan.
  2. Bersikaplah Jujur. Kejujuran mencerminkan kehormatan diri. Orang yang jujur menghormati dirinya dan sangat layak dihormati oleh orang lain. Beranilah mengatakan kebenaran, bersikaplah tulus, dan jangan suka bersembunyi di balik rasa aman semu dengan cara berbohong.
  3. Kembangkanlah integritas diri. Kalau 'jujur' bearti mengatakan kebenaran apa adanya, maka 'integritas' secara sederhana berarti melakukan apa yang telah dikatakan. Sobat dinilai bukan dari kata-kata yang kamu ucapkan, tapi dari keserasian antara perkataan dan perbuatan. Orang yang cuma bisa omong besar saja biasanya tidak bisa dipercaya.
  4. Jadilah pembicara yang komunikatif. Pelajarilah seni berkomunikasi yang baik, supaya Sobat tidak sekedar pandai bicara, tapi menjadi pembicara yang menyenangkan. Berusahalah menciptakan suasana pembicaraan dua arah yang hidup. Tidak ada yang monopoli pembicaraan, dan tidak ada yang merasa dikurangi hak bicaranya. Tidak ada yang merasa lebih hebat, dan tidak ada yang merasa minder.
  5. Pedulilah pada orang lain, maka Sobat akan dipedulikan juga oleh orang lain. Itulah hukum alam yang berlaku di seluruh dunia. Perhatikan orang-orang di sekitar Sobat, membaurlah, berbagilah, bersikaplah ramah, ulurkan tangan bila diperlukan, dsb.
  6. Berjiwa besarlah. Belajarlah untuk memaafkan keslahan orang lain, untuk mengakui kelemahan dan untuk menerima kegagalan. Jangan membiasakan diri membesar-besarkan masalah kecil, jangan merusak hubungan dengan kesalahpahaman, jangan terjebak dalam pembicaraan negatif yang melemahkan semangat dan merendahkan orang lain.
  7. Puaskanlah harga diri orang lain dengan selalu menghargainya. Ingatlah selalu bahwa harga diri adalah harta paling berharga yang dimilikinya. Lihatlah sisi-sisi positif yang dimilikinya agar kamu tidak terganggu oleh kelemahan-kelemahannya. Hindarilah kebiasaan membantah, mengkritik, apalagi menghina dan mengecam. Kalau kamu tidak setuju, katakanlah dengan cara bijak.
  8. Terimalah orang lain sebgaimana adanya. Hindarilah kebiasaan menilai dan membeda-bedakan orang lain. Penerimaan tanpa syarat akan membuat orang merasa nyaman dan tentram di dekat Sobat, dan merasa bebas untuk mengungkapkan dirinya. Memang tidak mudah menerima orang yang penuh kelemahan dan kekurangan. Namun itulah kebiasaan baru yang perlu dilakukan terus-menerus untuk mengembangkan sikap bersahabat.
  9. Berilah orang lain kesempatan untuk mengekspresikan sikap bersahabatnya pada Sobat. Sekali-kali ijinkan dia mendengarkan keluhan Sobat, memberikan saran, menolong, dsb. Tidak ada salahnya Sobat meminta bantuan ketiak Sobat memerlukannya. Jangan merasa gengsi untuk menerima pemberian orang lain. Dengan demikian terjadi keseimbangan dalam hubunganmu.
  10. Sementara Sobat berusaha menjadi pribadi yang bersahabat, ingatlah bahwa Sobat tidak bisa memuaskan semua orang. Ada saja orang-orang yang tidak mau berhubungan lebih dekat dengan Sobat, ada yang besikap tertutup, bahkan ada yang bersikap bermusuhan. Tidak perlu merendahkan martabat Sobat dengan menjilat atau mengemis simpatik orang. Jangan berkecil hati, karena dalam hidup selalu ada pro dan kontra. Yang penting, Sobat menjadi diri Sobat sendiri dan terus belajar menjadi pribadi yang bersahabat.